Cara Budidaya Lobster Air Tawar

Cara Budidaya Lobster Air Tawar

Seperti yang kita ketahui lobster merupakan hewan yang hidup di perairan. Lobster termasuk dalam jenis udang-udangan atau dalam bahasa latin disebut crustacea. Lobster berasal dari keluarga Nephropidae dan juga Homaridae. Bukan hanya sekedar penghuni laut, hewan dengan genus Homarus ini dapat  dijadikan sebagai sumber penghasilan atau bisnis karena lobster dapat dijadikan sebagai sumber makanan. Selain rasanya yang gurih dan manis, daging dari lobster juga sangat lembut sehingga sangat banyak diminati oleh berbagai kalangan masyarakat dari yang muda hingga lanjut usia.

Tak kalah dengan lobster laut, lobster air tawar juga sangat banyak digemari oleh masyarakat. Sesuai dengan namanya Lobster air tawar adalah jenis lobster yang hidup di air tawar, hewan ini dapat hidup di tempat yang terdapat air mengalir dan memiliki tempat untuk berlindung.

Lobster air tawar mengandung protein yang tinggi, memiliki kandungan lemak, garam dan kolesterol yang lebih rendah dibandingkan dengan lobster air laut, serta memiliki daging yang lunak. Selain itu didalam lobster air tawar juga terdapat berbagai kandungan gizi yakni kalsium, niacin, zat besi, biotin, vitamin A, B6, B12, protein dan fosfor.

Manfaat Mengonsumsi Lobster Air Tawar

Cara Budidaya Lobster Air Tawar

1. Sumber protein

Kandungan protein yang tinggi didalam lobster dapat membantu pembentukan tulang, otot, kulit dan gigi. Protein yang dimiliki lobster bahkan lebih tinggi dari ayam dan sapi. Sangat dianjurkan kepada orang yang sedang melakukan diet karena kandungan kalori didalam lobster tergolong rendah sehingga tidak kan membuat tubuh menjadi gemuk.

2. Sebagai energi cadangan

Dikarenakan kandungan protein yang tinggi, lobster dapat menjadi energi cadangan bagi tubuh. Tubuh akan membutuhkan protein sebagai sumber makanan cadangan dan membentuk kekebalan tubuh.

3. Menstabilkan jantung

Kandunga lemak omega-3 pada lobster dapat meringankan kelainan pada jantung apabila dikonsumsi dengan stabil.

Sesuai dengan manfaat yang diberikan untuk mengonsumsi lobster air tawar kita harus merogoh kocek yang tidak sedikit. Maka dari itu banyak pengusaha memilih untuk memanfaatkan peluang bisnis dengan cara membudidayakan lobster air tawar. Siapapun dapat membudidayakan lobster air tawar dengan cara yang mudah.

Cara Budidaya Lobster Air Tawar

budidaya lobster

1. Memilih bibit lobster

Hal yang harus diperhatikan saat memilih bibit loster adalah membedakan anatara lobster jantan dan betina. Butuh ketelitian dalam membedakan lobster jantan dan betina mengingat ukurannya yang kecil. Hal yang dapat dilakukan yaitu memperhatikan warna capit. Lobster betina memiliki warna capit hitam dengan sedikit coklat merah sedangkan lobster jantan memiliki warna merah yang sedikit lebih banyak dan menyala.

2. Mimilih jenis bibit berkualitas

Setelah membedakan lobster jantan dengan lobster betina langkah selanjutnya yaitu memilih bibit induk lobster yang berkualitas. Pertama peternak harus memilih lobster yang tidak sedarah atau inbred. Baiknya peternak memilih lobster yang memiliki warna cerah dan segar. Fisik induk lobster yang baik yaitu yang besar, semakin besar maka semakin baik fungsinya.

3. Media

Media yang digunakan dalam budidaya lobster air tawar tidak rumit atau tidak membutuhkan media tertentu untuk dibangun. Cukup menggunakan kolam plastik, semen, fiber bahkan tanah. Dengan media yang murah maka peternak dapat menghemat biaya modal. Ukuran media untuk pembenihan bibit lobster tidak boleh kurang dari 1 x 0,5 x 25 cm. Media harus dibersihkan dan dikeringkan terlebih dahulu sebelum diletakkannya  bibit induk lobster.

4. Proses perkawinan

Langkah selanjutnya yaitu mengawinkan lobster jantan dan betina. Caranya cukup mudah yaitu meletakkan lobster betina dan jantan dalam satu kolam yang sama.

Dalam satu kolam dapat dimasuki sekitar 5 lobster betina dan 3 lobster jantan. Lobster betina akan memilih pasangannya sehingga dalam satu kolam harus disediakan lebih dari 2 lobster jantan. Kemudian letakkan delapan pipa paralon dengan panjang 20 cm dan diameter 2 inci.

5. Proses pembesaran

Terdapat dua cara dalam membesarkan lobster yaitu, menggunakan kolam terbuka atau aquarium. Sebelum itu pastikan media yang akan digunakan untuk membesarkan lobster bersih dan tidak tekontaminasi oleh zat beracun dengan cara dibersihkan dan dikeringkan. Pastikan juga air dalam PH 7-8 dan kadar oksigen 4 ppm serta suhu sekitar 26°C hingga 30°C. Dibawah ini adalah cara pembesaran lobster menggunakan media

6. Pemberian pakan

Saat lobster sudah melalui masa pertumbuhan maka peternak dapat memberi pakan. Pemberian pakan pada lobster dilakukan dua kali sehari pada saat pagi (25%) dan sore (75%). Pakan lobster dapat berupa sayuran, jagung basah yang telah diparut atau ketela pohon parut. Selain itu peternak dapat membeli pakan di toko khusus budidaya lobster maupun di toko memancing.

Budidaya lobster yang menggunakan media tanah dapat memanfaatkan plankton dan tumbuh-tumbuhan yang berada di dalam kolam untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lobster.Untuk bayi lobster cukup berikan cacing sutera atau cacing beku dalam bentuk kubik.

6. Pengendalian hama

Untuk menghindari hama peternak harus memastikan bahwa kebersihan kolam tetap terjaga dari kotoran dan lumut. Terlebih saat musim panen karena hama lebih cepat berkembang biak saat musim panen telah tiba.

7. Proses panen

Langkah terakhir dalam budidaya lobster air tawar adalah saat proses panen. Minimal usia panen lobster sekitar 6 sampai 8 bulan. Biasanya dalam satu kilogram terddapat 11 hingga 13 ekor.

Itulah proses dalam budidaya lobster. Ketekunan dan niat perlu ditanamkan untuk dapat membudidayakan lobster ini.