Cara Efektif Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen

Cara Efektif Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen

Budidaya Ikan Nila pada dasarnya bukanlah suatu hal yang sulit jika dilakukan dengan urutan cara dan langkah yang benar. Disamping melihat bagaimana urutan cara yang dilakukan, budidaya nila juga dinilai sangat menguntungkan dan cocok untuk dikembangkan menjadi salah satu bisnis modern yang menjanjinkan pada saat ini. Adapun di bawah ini ialah panduan cara  yang bisa Anda praktekkan untuk memulai mengembangkan budidaya Ikan Nila agar cepat panen dalam kurun waktu 2 sampai 4 bulan.

Cara Efektif Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen

Cara Efektif Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Panen

1. Menyiapkan kolam Ikan Nila

Kolam ikan Nila bisa Abda buat dalam beberapa jenis seperti yang paling sederhana yakni kolam tanah, kolam beton, kolam drum dan kolam dengan terpal bioflok. Dari beberapa jenis kolam tersebut, Anda bisa menyiapkan kolam yang sesuai dengan kebutuhan dan lokasi yang akan digunakan.

2. Langkah selanjutnya setelah menyiapkan kolam ialah memilih benih atau bibit ikan yang berkualitas. Bibit ikan Nila terdiri dari beberapa jenis sehingga Anda harus memilih terlebih dahulu jenis ikan apakah yang nantinya akan dibudidayakan. Kebanyakan petani ikan Nila di Indonesia lebih memilih untuk budidaya Ikan Nila Merah karena permintaan pasar akan jenis ini terus meningkat setiap harinya dibandingkan dengan beberapa jenis Nila lainnya. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan jenis kelaminnya karena Ikan Nila jantan dinilai lebih cepat berkembang sebesar 40% dibandingkan ikan Nila betina sehingga jika tujuan utama Anda budidaya ikan untuk konsumsi maka disarankan untuk memperbanyak bibit jantan dibandingkan betina. Sama halnya jika tujuan Anda budidaya ikan untuk komersial, maka Anda harus tetap menyeimbangkan jumlah antara ikan jantan dan betinanya karena Ikan Nila akan mudah merasa lelah ketika kawin sehingga tubuh mereka akan lemas dan kurus.

3. Langkah ketiga yakni mengisi kolam dengan air sebanyak kurang lebih mencapai 70 cm. Setelah kolam terisi air, maka taburkan benih ikan dengan kepadatan kira-kira 30 ekor/m2. Ukuran air dan jumlah benih ini pada umumnya banyak dilakukan oleh kebanyakan petani ikan Nila di Indonesua meski pada dasarnya penelitian telah membuktikan bahwa jumlah terbaik bisa mencapai 100 ekor/m2. Dengan demikian, jika Anda banyak memiliki lahan atu tempat yang memungkinkan digunakan untuk kolam, maka tidak ada salahnya jika mencoba atau mempraktekkan hasil riset ini. Jika memang benar-benar menguntungkan, maka Anda akan jauh lebih banyak mendapatkan keuntungan saat panen.

4. Menebarkan benih ikan Nila pada saat yang tepat yakni pada pagi atau sore hari. Hal ini bertujuan agar ikan Nila tidak mengalami stress karena perubahan suhu air ataupun cuaca yang drastis bisa mengakibatkan ikan Nila menjadi stress yang berpotensi menganggu proses pertumbuhannya atau bahkan menyebabkan kematian. Disamping memperahtikan waktu menebarnya, Anda juga harus menggunakan cara yang benar yakni mencelupkan wadah benih ke dalam kolam selama kurang lebih 30 menit agar ikan bisa dengan sendirinya berpindah menuju kolam tanpa adanya paksaan. Hal ini dilakukan untuk menghindari stress dan jumlah kematian benih. Cara ini bisa anda lakukan dengan cara memiringkan wadah benih agar ikan bisa lebih mudah untuk berpindah.

5. Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan dalam budidaya ikan Nila ialah menjaga kebersihan air, memberikan pakan secara teratur dan menanggulangi secara cepat jika terdapat hama atau penyakit. Penggantian air dilakukan secara berkala dengan memindahkan ikan terlebih dahulu pada kolam atau tempat lain yang aman, hal ini harus dilakukan untuk menghindari timbulnya berbagai macam penyakit atau hama akibat dari kotoran kolam. Disamping itu, pembarian pakan juga harus tertib Anda lakukan karena kunci utama ikan bisa tumbuh dengan cepat tergantung pada makanannya.

Itulah lima cara efektif  yang bisa Anda lakukan dalam budidaya ikan Nila agar cepat panen. Selanjutnya mengenai cara pemilihan bibit yang baik dan benar bisa Anda simak dalam uraian di bawah ini

Cara Memilih Bibit Ikan Nilai Yang Baik

budidaya ikan

1. Memilih ikan dengan  ukuran yang sama atau seragam, hal ini dilakukan untuk memudahkan dalam pemberian pakan karena ukuran yang sama kemungkinan memiliki kebutuhan pakan yang sama.

 2. Warna kulit ikan cerah, berlendir serta memiliki warna mata yang cerah atau tidak kusam.

3. Tidak cacat yakni tidak memiliki bekas luka ataupun jamur di tubuhnya.

4. Memiliki gerak yang lincah atau tidak lesu, terlebih saat diberikan makanan.

Ke-empat tips di atas bisa Anda pertimbangkan ketika memilih benih atau membeli Ikan Nila sebelum memulai melakukan budidaya Ikan. Cara efektif harus tetap dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kualitas benih agar  hasil panen bisa sesuai harapan. Kedua hal tersebut harus dilakukan secara seimbang karena bibit yang baik tidak cukup tanpa adanya perawatan yang baik.